Tuesday, 20 January 2015

Cara Cepat Dapat Uang Banyak Dari Mengikuti Survey Online


Cara Cepat Dapat Uang Banyak Dari Mengikuti Survey Online

Ikut isi survey online merupakan salah satu dari sekian banyak cara untuk menghasilkan uang dari internet. Namun, dari sekian banyak cara mendapatkan uang dari internet yang ada, saya pribadi merasa mengikuti survey online termasuk yang terbaik, alasan pertama karena kita bisa dapat uang secara cepat, hal ini jelas tidak berlaku jika kita mencari uang di internet dengan menjadi publisher blog, yang notabenya membutuhkan waktu berbulan-bulan dan baru bisa mendapatkan penghasilan rupiah / dollar, untuk alasan kedua adalah karena ikut isi survey online ini termasuk pekerjaan yang mudah, ya saya katakan mudah karena pertanyaan dari survey tersebut hanya seputar kegiatan sehari-hari.

Meskipun kita bisa dapat uang dengan cepat dari mengikuti survey online, namun penghasilan yang didapat tidak bisa dikatakan besar, bahkan terbilang kecil, jadi cukup jadikan isi survey online ini sebagai penghasilan tambahan saja, jangan sampai dijadikan sebagai pekerjaan utama.

Baik, kita kembali ke topik, sebenarnya 'bagaimana cara cepat mendapatkan uang dari ikut survey online ?', Langkah awal kita perlu mencari tahu situs mana saja yang menyediakan survey online, dan yang saya tahu sejauh ini ada 5 situs :

  • Ipanel
  • Income Kit
  • Wwsurvey
  • Nusaresearch (pulsa)
  • Mcent (pulsa)

Dari kelima situs survey online tersebut tidak semua membayar dalam bentuk uang (rupiah / dollar) yang ditransfer via paypal, karena ada beberapa yang membayar dalam bentuk pulsa.

Dan tentu saja, disini saya tidak akan menjelaskan bagaimana cara mengikuti survey online dari kelima situs tersebut, melainkan hanya akan saya jelaskan cara dapat uang dari isi survey di Ipanel Online saja 'kenapa Ipanel ?' karena uang yang bisa kita dapatkan dari survey online di situs ini cukup banyak dan bisa langsung ditransfer via PayPal.

Cara Mendaftar dan Membuat Akun di iPanel Online


Untuk mendapatkan uang dari iPanel Online, kita perlu mendaftar dan membuat akun terlebih dahulu. Sekedar informasi saja, bahwa iPanel Online ini memiliki banyak sekali panel di berbagai negara dan kabar baiknya negara Indonesia merupakan salah satu panel mereka. Langsung saja ikuti langkah-langkah berikut ini untuk daftar di iPanel Online.

  1. Kunjungi situs iPanel Online Indonesia disini http://id.ipanelonline.com/register?inviter_id=2498878



    Silahkan log in jika Anda sudah punya akun, namun jika belum silahkan klik 'Pengguna Baru' untuk membuat akun baru di iPanel Online.
  2. Masukkan nama, email dan password

    Cara Mendaftar dan Membuat Akun di iPanel Online 2

    Pastikan email yang Anda gunakan untuk mendaftar adalah email aktif, karena dari email itulah, link konfirmasi akan dikirim oleh pihak iPanel Online.
  3. Verifikasikan email Anda

    Cara Mendaftar dan Membuat Akun di iPanel Online 3

    Buka email yang Anda gunakan saat mendaftar di iPanel Online tadi, cari dan buka email dari iPanel, lalu klik link yang ada di dalam email tersebut.
  4. Masukkan informasi kontak

    Cara Mendaftar dan Membuat Akun di iPanel Online 4

    Setelah email terverifikasi, selanjutnya isi kontak diri Anda, jika semua data yang diminta sudah terisi, silahkan klik tombol Submit.
  5. Masukkan informasi dasar

    Cara Mendaftar dan Membuat Akun di iPanel Online 5

    Informasi dasar adalah informasi yang berkaitan dengan pendidikan, status pekerjaan dan jumlah penghasilan, hal ini digunakan oleh iPanel Online untuk menyesuaikan survey yang diberikan kepada Anda.
  6. Selesaikan pendafataran Anda di iPanel Online


    Ini merupakan tahap akhir pendaftaran akun di Ipanel Online, artinya sampai sini Anda sudah berhasil membuat 1 akun di iPanel Online, selanjutnya Anda hanya perlu untuk Log In dan Isi Survey.

Setelah kita mendapatkan akun iPanel Online, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan poin, poin-poin inilah yang nantinya bisa kita tukar dengan uang dollar yang dikirim via PayPal. Untuk mendapatkan poin dari iPanel Online kita perlu mengerjakan survey, survey yang ditawarkan oleh pihak iPanel Online ada bergam, penjelasannya bisa Anda baca dibawah.

Cara Mendapatkan Uang dari Ikut Isi Survey di iPanel Online


Secara garis besar ada dua jenis Survey yang bisa Anda ikuti, survey yang pertama adalah Survey Mini dan yang kedua adalah Survey Bisnis. Sesuai namanya, survey mini akan memberikan kita poin (uang) yang lebih kecil dibanding survey bisnis, namun task / tugas yang diberikan untuk survey mini lebih mudah dibanding survey bisnis.

  1. Klik menu Quick Survey



    Setelah log in ke akun iPanel Online, akan terdapat banyak menu seperti Online Survey, Quick Survey, My Pont, dll. Silahkan pilih Quick Survey untuk melihat Survey yang tersedia.
  2. Pilih Survey yang ingin Anda kerjakan



    Pada halaman Quick Survey inilah kita bisa melihat survey apa saja yang tersedia untuk kita kerjakan, sebagai contoh pada akun saya tesedia 4 survey, pilih salah satu untuk mulai mengikuti isi survey dan mendapatkan poin.
  3. Kerjakan dengan Mengisi Survey hingga selesai

    Cara Dapat Uang dari Ikut Isi Survey Online 3

    Klik tombol 'next' untuk masuk ke survey. Survey bisa berupa pertanyaan dan bisa juga berupa task / tugas yang harus dikerjakan seperti memasukkan email.

Cara lain untuk mendapatkan uang dari iPanel Online adalah dengan mengajak orang lain bergabung dengan iPanel Online melalui link referral akun Anda. Meskipun hasilnya tidak terlalu besar, namun jika jumlah referral yang Anda miliki banyak, maka bisa dipastikan hasilnya juga akan lumayan.

Cara Melakukan Penarikan Pembayaran / Payout dari iPanel Online


Untuk melakuakan Payout (PO) kita perlu melakukan settingan dasar pada Payment Account. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara mengisi dan meminta pembayaran dari iPanel Online bisa Anda ikuti caranya dibawah ini.

  1. Klik 'Payment Account'

    cara melakukan payout dari ipanel online

    Pada profil / dashboard akun iPanel Online, klik Payment Account untuk melakukan settingan pembayaran yang ingin Anda gunakan.
  2. Klik 'Set Account'

    cara melakukan payout dari ipanel online 2

    Selanjutnya silahkan Anda isi informsasi yang diminta, jika ada data yang tidak Anda miliki (misal: no fax) isikan tanda - (tanda penghubung).

Sekedar informasi saja bahwa saat ini iPanel Online menggunakan lebih dari 7 Payment Processor, kelimat payment processor tersebut adlaah visa, mastercard, check, wire transfer. paypal. google checkout dan alipay.

Bukti Pembayaran iPanel Online


Saya pribadi belum lama ikut survey di iPanel Online, jadi uang atau saldo yang terkumpul belum mencukupi untuk melakukan payout, namun jika Anda mau mencari bukti-bukti pembayaran iPanel Online di Google, maka saya yakin Anda akan mendapatkan ratusan bahkan ribuan bukti dari teman-teman lain yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis online dengan ikut isi survey online di Ipanel Online Indonesia ini.

Sebenarnya saya bisa saja mengcopy screenshot payout dari teman-teman lain, lalu saya masukkan di artikel ini, tetapi hal tersebut pastinya akan membuat mereka murka, karena saya memakai foto tanpa seizin mereka, jadi dengan segala kerendahan diri jika Anda butuh bukti pembayaran iPanel Online silahkan Anda cari melalui Google.

Intinya, jika ingin dapat uang banyak secara cepat dari iPanel Online, maka saran saya sering-sering lah untuk mengikuti dan mengisi survey, selain itu jangan lupa untuk mencari referral, karena jika kita memiliki banyak referral, maka kita juga akan mendapatkan banyak komisi.

Monday, 19 January 2015

KRI Usman Harun dalm pencarian Air Asia QZ 8501

Ada yang menarik dalam episode pencarian pesawat Airasia di laut Jawa ketika KRI Bung Tomo 357 yang baru seminggu ikut kafilah BASARNAS mencari dan menemukan korban pesawat rute Surabaya-Singapura itu, ditarik dari kontingen SAR lalu digantikan dengan KRI Usman Harun 359.  Logika operasional sebuah kapal perang sekelas KRI Bung Tomo adalah 20 hari tanpa bekal ulang. Artinya selama waktu itu mampu menjalankan tugas operasi militer ataupun operasi militer selain perang.

Sepertinya sih ingin menguji nyali Singapura yang sempat emosional dengan penamaan kapal perang baru Indonesia yang dibeli dari Inggris, dengan nama KRI Usman Harun. Singapura menganggap penamaan kapal perang itu tidak pantas untuk meyandang nama dua orang KKO Indonesia (sekarang marinir) yang dihukum gantung di Singapura karena perbuatan terornya pada masa Dwikora. Padahal penghukuman mati itu sendiri sangat menyakitkan rakyat Indonesia. Tetapi dengan kedatangan PM Lee Kuan Yew tahun 1973 ke Indonesia dan berziarah ke makam kedua pahlawan bangsa itu, persoalan sejarah kelam telah tutup buku.
KRI Banda Aceh 593 dalam operasi SAR Airasia
Pergantian KRI Bung Tomo dengan KRI Usman Harun dalam operasi SAR terbesar di Indonesia itu ternyata tidak membuat Singapura menarik kedua kapal perangnya dari Laut Jawa.  Dan tetap ikut serta dalam kafilah kemanusiaan yang mulia sebagai akibat musibah Airasia.  Singapura tentu tidak ingin disorot dunia jika menarik diri dari operasi militer selain perang itu hanya karena ketersinggungan pada sebuah nama. Kita angkat topi dengan kedewasaan cara pandang dan cara langkah pemerintah Singapura utamanya Kementerian Pertahanan yang lebih mengutamakan misi kemanusiaan daripada mengumbar emosi terhadap KRI Usman Harun.

Kebijakan sebuah negara untuk memberi penamaan terhadap asset militernya tidak bisa diintervensi oleh negara manapun dan oleh sebab apapun.  Negara adalah eksistensi bangsa yang memiliki kekuatan martabat, derajat dan harga diri yang tak bisa ditawar untuk menentukan kebijakan dan cara bernegara berdasarkan kesepakatan final elemen sumber daya didalamnya. Indonesia dalam menjalankan harkat dan martabatnya di medan pergaulan antarbangsa tidak ingin mencampuri cara pandang bangsa lain dalam pola berbangsanya. Itu juga yang diharapkan Indonesia sepanjang sejarah perjalanannya, tidak ingin negara lain ikut campur dalam pola kebijakan yang dijalankan berdasarkan harkat dan martabat itu.

Singapura mestinya sudah memahami itu. Perjalanan berbangsa dan antarbangsa di kemudian hari akan mampu menjelaskan bahwa kebesaran Republik Indonesia tidak akan terbendung lagi dan tidak akan mampu dilakoni dengan patron mendikte oleh negeri pulau itu.  Perjalanan pertumbuhan ekonomi kesejahteraan yang dilalui bangsa ini sedang dan akan menjelma menjadi kekuatan ekonomi besar dunia.  Sekarang saja PDB kita sudah menjadi nomor satu di ASEAN.  Belum lagi perkuatan militer yang terus menerus dilakukan diniscayakan akan menjadikan negeri ini yang terkuat di ASEAN sebagaimana didengungkan oleh Presiden Jokowi baru-baru ini.
Salah satu kapal modern BASARNAS jenis catamaran
Semangat bertetangga dan memahami dinamika bertetangga harus bisa dijalankan dengan irama kesantunan, bukan irama mendikte karena merasa lebih sejahtera dan kaya.  Yang tidak bisa tergantikan atau terkalahkan dari Republik Indonesia terhadap Singapura adalah wilayahnya yang luas, kaya sumber daya alam, jumlah penduduknya  yang besar, memiliki semangat nasionalis patriotik. Sementara saat ini dan seterusnya sumber daya manusianya semakin cerdas, tingkat kesejahteraan semakin baik, kekuatan ekonomi Indonesia menjadi penentu bukan lagi pengikut, kekuatan militer kita semakin gahar dan bangsa ini mampu menjalankan nilai demokrasi yang egaliter.

Dalam perspektif itu kita melihat Singapura sudah bisa membaca tanda-tanda perubahan jaman, tanda-tanda perkuatan ekonomi dan militer Indonesia yang tak terbendung lagi.  Dalam bingkai itu mestinya Singapura tidak melihat negeri ini sebagai ancaman melainkan sebagai mitra kerjasama ekonomi yang simbiosis mutualistis. Sementara kekuatan militer masing-masing negara sejatinya adalah mengawal kerjasama ekonomi untuk kesejahteraan dan kesetaraan.  Kekuatan militer yang dimiliki adalah untuk menjaga posisi kehormatan dan martabat masing-masing negara untuk tetap berlaku wajar dalam bingkai kerjasama antartetangga.

Militer Indonesia telah mampu menunjukkan manajeman operasi militer selain perang seperti yang ditunjukkan dalam operasi Airasia.  Singapura menyaksikan itu dan boleh jadi menjadi pembelajaran bagi negaranya.  Bahwa tidak boleh menganggap enteng kemampuan militer Indonesia, ketangguhan dan kecakapan prajurit TNI, berbagai jenis alutsista yang disertakan, koordinasi antar satuan semua berjalan cemerlang dan itu disaksikan oleh dunia dengan kagum.

Memperlihatkan cara pandang kekanak-kanakan hanya dalam soal penamaan kapal perang diharapkan menjadi bab akhir dalam pola egoisme bertetangga. Kedepan nilai pertetanggaan yang dibangun dengan semangat kerjasama akan menjadi kekuatan sinergitas ekonomi tak tergantikan. Sepanjang jaman ini Indonesia dan Singapura juga ASEAN ditakdirkan hidup berdampingan.  Catatan perjalanannya adalah jika kekuatan ekonomi dan militer kita lemah, kita mudah didikte.  Maka perkuatan ekonomi dan militer kita yang sedang bergelora dan digelorakan saat ini adalah jawaban dari catatan perjalanan itu.  Singapura sudah membaca itu dan boleh jadi sudah mulai tahu diri.

Sumber : http://analisisalutsista.blogspot.com/

Mengukur Nyali Malaysia

Pasukan Marinir embarkasi menuju Ambalat
Belum pernah dalam sejarah perjiranan selama  lebih 4 dekade dilontarkan pernyataan bernada provokatif dari seorang Menlu Malaysia agar pemerintah Indonesia segera menghentikan aksi-aksi demo warga negaranya sebab kalau tidak kesabaran rakyat Malaysia ada batasnya, Wow, apa pasal ni Pak Cik, bukankah sebab musababnya perkara ini adalah penangkapan 3 orang petugas KKP Indonesia oleh Polis Marine Malaysia di perairan Indonesia.  Lalu akibatnya ada demo ikhwan nasionalis di Kedubes pakai lempar kotoran manusia.  Akibat perkara dimegaphonekan di media Malaysia, sementara sebab perkara tak tampak di depan mata walau sebesar gajah.

Bukankah ini arogansi dari sebuah etika bertetangga, bukankah ini statemen keangkuhan dari sebuah negeri yang sudah merasa lebih makmur, atau memang sengaja dikumandangkan sebagai bagian dari uji nyali kepada tetangganya yang sepuluh kali lebih besar dari dirinya.  Kalau dibandingkan dengan cara bertetangga dari seluruh warga dunia, mungkin hanya pertetanggaan rakyat Indonesia dan Malaysia yang paling heboh hiruk pikuknya.  Inggris dan Perancis walau ada gengsi sejarah, tidak juga seriak dengan dua bangsa serumpun ini.

Membandingkan dinamika Indonesia dan Malaysia bisa juga ditarik dengan melihat pola hubungan India – Pakistan yang posisi jumlah penduduknya 10 :1.  Sama-sama dimerdekakan Inggris lalu berpisah karena perbedaan agama, sepanjang sejarahnya mereka telah berperang sebanyak 2 kali.  Yang terakhir mengakibatkan Pakistan Timur menjadi Bangladesh tahun 1971.  Sepanjang persaingan itu keduanya melakukan lomba persenjataan dan akhirnya sama-sama punya senjata nuklir.  Dalam dinamika itu Pakistan terlihat lebih agressif, lebih cerewet dan banyak melakukan manuver gertak sambal.  Terakhir ketika ada penembakan oleh teroris di Bombay hampir saja terjadi perang antara kedua bangsa, namun India mampu meredam emosinya dengan menahan diri dan mengelus dada.

Nyali Malaysia agak mirip dengan agresivitas Pakistan, biasalah yang lebih kecil biasanya lebih banyak sundulannya agar kelihatan lebih jago.  India cenderung lebih kalem  namun secara diam-diam memperkuat militernya menjadi seperti yang sekarang ini.  

Malaysia merasa dia lebih kuat militernya dibanding Indonesia hanya karena arsenalnya lebih modern, tapi dia lupa  spirit tempur bukan ditentukan oleh kelengkapan senjata.  Ingat sejarah terusirnya AS di Vietnam atau Rusia dan Afghanistan, apa yang kurang dari dua negara besar ini, senjatanya luar biasa dan modern tapi kalah juga.  Jangan lupa Angkatan Udara tidak dapat memenangkan pertempuran, ibu dari segala perang adalah Angkatan Darat.

Seandainya Leadership kita tegas dan tanggap dalam menjawab dinamika perkembangan yang terjadi dengan Malaysia, kita yakin nyali Malaysia tak sampai memberi kesan kita pecundang dia pemenang.  Tegas bukan berarti ngajak perang tapi kekuatannya terletak pada kegagahan diplomasi.  Bisa saja diucapkan statemen seperti ini: “Dinamika bertetangga adalah mengawal hubungan atas dasar kepentingan bersama.  Manakala pola ini dicederai dengan statemen provokatif, maka Indonesia akan lebih memperhatikan harga dirinya sebagai bangsa.  Kami juga tidak segan-segan untuk menarik seluruh TKI yang ada di Malaysia atau melakukan travel warning bagi warga kami yang akan bepergian ke Malaysia.  Kami memang masih kalah makmur dengan Malaysia, kami sudah terbiasa hidup susah, namun harga diri dan rasa nasionalis bangsa kami sudah terbukti dalam sejarah perjalanan bangsa ini.  Oleh sebab itu jangan coba-coba memprovokasi bangsa dan rakyat kami karena tindakan balasan kami  akan memberi rasa kejut yang tak terduga”.

Seandainya statemen itu yang digemakan di Mabes TNI, kita sangat yakin nyali Malaysia akan ciut dan tidak lagi melontarkan statemen bernada ancaman.  Argumennya sederhana, Negara baru makmur atau orang kaya baru biasanya banyak polah, banyak tingkah dan pamer diri untuk sebuah pengakuan, namun ruang nyalinya rapuh karena takut ini dan takut itu.

Sumber :  http://analisisalutsista.blogspot.com/

Mititer di Era Jokowi

Perkuatan militer Indonesia terus berlanjut dan diperkirakan akan lebih seru dari periode sebelumnya. Presiden Jokowi sudah bertekad menjadikan militer Indonesia bergigi dan bertaring dengan melakukan pembelanjaan alutsista.  Prediksi nilai belanja itu minimal mencapai US$ 20 milyar mulai tahun ini dan lima tahun ke depan. Orang dekatnya Andi Widjajanto adalah salah satu pemberi semangat Presiden yang menguasai betul seluk beluk pertahanan karena dia memang seorang cendikiawan pertahanan yang menginginkan kekuatan militer kita gahar.

Saat ini kita sedang menunggu kedatangan lanjutan berbagai alutsista yang sudah dipesan sebelumnya antara lain jet tempur F16 setara blok 52, MBT Leopard 2, Roket Astross, Artileri Caesar Nexter, Hercules, CN295, Radar dan lain lain. Pembangunan 3 kapal selam Changbogo juga sedang berlangsung saat ini di Korea Selatan.  Untuk percepatan target perolehan 8 kapal selam sampai tahun 2020, Indonesia diperkirakan akan mengakuisisi minimal 2 kapal selam jenis lain selain Changbogo.
Sukhoi dan F16, melintas gagah
Dengan visi poros maritim sebagai pemersatu pulau-pulau nusantara maka Angkatan Laut dipastikan akan mendapatkan perolehan alutsista kapal perang yang lebih berkualitas. Kita memerlukan lebih banyak kapal perang berkualifikasi fregat atau destroyer, maka prediksi lima tahun ke depan ini akan ada akuisisi 7-8 kapal fregat bekas pakai bersama 2-3 kapal destroyer. Sementara kapal perang kelas KCR yang sudah mampu dibuat di tanah air akan lebih fokus dengan ukuran 50-60 meter.  Untuk lima tahun ke depan tidak sulit membuat 20-25 KCR di beberapa galangan kapal swasta nasional.

Penambahan kekuatan divisi Marinir menjadi tiga divisi sejalan dengan pemekaran armada tempur laut menjadi tiga armada tentu memerlukan isian alutsista dan komponen pendukungnya. Korps Marinir diperkirakan akan menambah persenjataan kavaleri dan artilerinya dengan penambahan alutsista minimal untuk 2-3 batalyon termasuk peluru kendali anti serangan udara untuk melindungi pangkalan angkatan laut di beberapa tempat.

Bakamla yang dibentuk pertengahan Desember tahun lalu sudah memastikan akan membangun sedikitnya 30 kapal patroli pantai berbagai ukuran untuk memperkuat armada kapal jenis BMI (Buru Maling Ikan).  Itu diluar dari hibah 10 kapal patroli non rudal yang dihibahkan dari TNI AL. Dengan begitu dalam lima tahun ke depan sudah tersedia 50-60 kapal penjaga pantai BMI. Yang menggembirakan tentu adalah bahwa 30 kapal patroli BMI yang mau dibuat itu akan ditenderkan kepada galangan kapal swasta nasional di tanah air.
2 Fregat A Yani Class berparade
Matra udara diperkirakan akan memperoleh 1 skuadron jet tempur Sukhoi SU35 dan 2 skuadron jet tempur lainnya, bisa dari jenis F16 blok 60, Gripen atau Typhoon. Jet tempur Sukhoi SU35 sangat diperlukan sebagai bagian dari perkuatan Sukhoi Family dan untuk menjawab akuisisi jet tempur siluman F35 dari dua negara tetangga Singapura dan Australia.  Tidak hanya itu TNI AU akan memperkuat alat pandang dengarnya dengan menggelar radar-radar terbarunya termasuk satuan radar dan rudal yang bersifat mobile.  Nunukan adalah satu contoh pergelaran satuan radar dan rudal mobile dalam satu paket.

Pembangunan pangkalan militer di Natuna diharapkan akan menjadi home base permanen jet tempur dan kapal perang.  TNI AD juga memperkuat pulau besar terluar di Laut Cina Selatan ini dengan menempatkan 1 batalyon infantri permanen, 1 skuadron heli serbu dan kemungkinan tambahan 1 batalyon arhanud. Natuna adalah pertaruhan agar keterjagaan eksistensi teritori tidak diusik dan diremehkan. Maka sudah sepantasnya disiapkan lebih dini infrastruktur militer dan berbagai alutsista modern di pulau itu.  Yang menarik tentu perkuatan instalasi militer di Natuna membawa nilai gentar bagi Malaysia karena  menjadi sekat militer yang bisa menghalangi jalur logisik Semenanjung dengan Serawak, Sabah jika terjadi konflik kedua negara.

Modernisasi militer Indonesia yang diamati cermat oleh beberapa negara tetangga, lebih sering dipublikasikan oleh media militer luar negeri termasuk ulasan pengamat militernya.  Dalam pandangan kita tentu perkuatan militer itu untuk memastikan jaminan keyakinan kemampuan pada kekuatan militer yang dimiliki,mampu mempertahankan teritori NKRI.  Dalam pandangan beberapa jiran tujuan mulia itu tentu diapresiasi tetapi mereka juga memantau ketat pergerakan arah kiblat kekuatan militer Indonesia disamping sejauh mana kekuatan itu berpotensi menjadi ancaman mereka.
LPD dan Tank Amfibi BMP3F, luar biasa
Kita berpendapat sesungguhnya 70% kiblat alutsista Indonesia tetap ke Barat sedang sisanya adalah keinginan mandiri dan menyeimbangkan perolehan alutsista dengan Rusia dan Korea Selatan. Dengan Cina kita berupaya melakukan kerjasama militer, sayangnya negeri semilyar umat itu terlalu berhitung untung rugi.  Misalnya dalam transfer teknologi peluru kendali anti kapal C705. Sejauh ini hanya Korea Selatan yang lebih terbuka dalam manajemen kerjasama militer sementara Rusia kelihatannya baru membuka diri, jadi perlu bukti.


Sesungguhnya belanja militer Indonesia saat ini sedang diintip ketat oleh negara produsen alutsista.  Banyak yang kembali menawarkan seikat kembang merah dengan janji madu transfer teknologi.  Ujian terbesar dari pihak kita sebenarnya adalah mempertahankan nilai istiqomah ToT dan pengutamaan produksi dalam negeri.  Kita akan melihat sejauh mana keistiqomahan itu tetap dipegang karena sebelumnya sudah terbangun mekanisme kerjasama alih teknologi. Sementara produksi dalam negeri sudah berjalan bagus seperti Panser Pindad, KCR40, KCR60, Roket Rhan. Pengembangan alutsista berteknologi produksi dalam negeri pertaruhannya ada di periode ini,misalnya tank Pindad, peluru kendali, kapal perang PKR 10514, kapal selam.  Dan itu salah satu sebab mengapa kita perlu mengintip belanja militer Jokowi.

Sumber : http://analisisalutsista.blogspot.com/

Saturday, 17 January 2015

Aku capekkkk

Hari ini rasanya semua rasa yang menghujam kehidupanku semakin tajam
Kembali sebuah kegagalan menyapa diriku
Seakan semua menumpuk dan menghimpitku memasuki sebuah jurang kehancuran
Hati yang masih terluka karena sebuah rasa
Ditambah dengan kegagalan menjalani sebuah ujian
Ya Allah
Aku ingin istirahat
Sebentar saja

Aku telah lelah dengan semua kepenatan hidupku
Aku merasa terjerembab pada sebuah lembah hitam
Aku ingin bangkit
Sungguh
Tapi seakan tak ada hal yang mampu membuatku bangkit
Aku lelah ya Allah

Beberapa malam terakhir
Hanya tangis yang senantiasa menemani malamku
Tak ada semangat
Tak ada motivasi
Tak ada yang mampu membuatku tersenyum
Terlebih malam tadi ditambah hari ini
Semua seakan semakin menyudutkanku
Aku ingin mengiba
Aku ingin bercerita
Tapi hanya Engkau dan blog ini yang mampu mendengarkan semua keluhku

Semua mimpi indah yang aku lukis seakan jauh dari genggaman
Dia yang ku harapkan menjadi penyemangat bagiku
Malah membuatku kembali menelan sebuah kepahitan
Satu hal yang aku yakin akan mengubah masa depanku
Belum berubah menjadi sebuah kegembiraan yang mampu membuatku tersenyum
Ya Allah
Aku lelah dengan semua ini

Apakah tubuh ini terlalu ringkih untuk berjuang?
Apakah hati ini terlalu hina untuk dicinta?
Apakah semangat ini terlalu kecil untuk berubah?
Ya Allah
Aku ingin istirahat
Sejenak saja
Istirahat pada bahu seseorang yang mampu memahamiku
Istirahat pada sebuah masa yang akan memihakku
Tidak saat ini
Semua seakan menjauh dari hidupku

Ribuan tetesan air mata ku keluarkan tiap malam
Hingga ku lelah
Aku capek
Aku ingin pulang

Duhai kau nun jauh disana
Mungkin kau tersenyum bahagia melihatku berada di titik jenuh ini
Berada pada jurang kehancuran ini
Semoga Allah senantiasa menjagamu
Karena sesakit apapun kau menyakitiku
Sebesar apapun rasa bencimu padaku
Hatiku selalu mempunyai peluang untuk memaafkanmu
Mungkin banyak orang beranggapan aku bodoh
Berharap pada seseorang yang tidak mampu memahamiku
Tapi hatiku telah memilih dirimu
Aku menunggumu mengajakku keluar dari jurang kehancuran ini
Aku menunggumu menghapus semua rasa lelahku
Karena sungguh engkau telah menjadi pilihanku

Ya Allah
Peluk erat aku di siang ini
Aku hanya ingin istirahat sejenak
Dari semua masa depan yang belum mampu aku genggam
Seiring sedikitnya waktu yang telah ditentukan
Aku tetap yakin
Masa depan itu akan mendekat padaku
Karena aku akan lebih mendekatkan diriku padaMu
Maafkan aku yang selama ini melangkah jauh dariMu
Hingga kau mencubitku dengan semua rasa lelah ini
Ya Allah, aku kembali padaMu
Tangkap aku dalam peluk hangatMu

Gungho Band batalyon infanteri -1 marinir (pergi demi tugas pulang untuk cinta)

Lagu Lagu Kopasus

Derap Langkah